bangku ajaib (FIB UGM)

by - Oktober 23, 2013

Gedung FIB UGM 1
ini adalah gedung FIB jika dilihat dari lantai 2, tepatnya dari depan perpustakaan, menghadap ke gedung A dan B (kalau tidak salah). antara gedung yang kufoto ini dengan titik berdiriku ada jembatan yang menghubungkan, namanya jembatan budaya.

jika dilihat ke bawah, ada tanah lapang dan panggung kecil yang terlihat sangat kosong. Lapangan ini, bagiku tak cukup memberi kesan. Tempat paling mengesankan adalah titik berdiriku ini, tempatku mengambil foto ini entah berapa tahun yang lalu.

Gedung FIB UGM 2
Di tempat ini, ada bangku-bangku yang disediakan untuk tempat berkumpul para mahasiswa.Bangku favoritu adalah bangku yang berada di ujung lorong. Aku selalu menyukai sudut, ujung, atau tepian. itulah kenapa, aku rela menunggu orang lain pergi dari bangku itu jika sudah terisi. aku rela bahkan duduk di lantai agar aku bisa menempati bangku itu.

Dari bangku favoritku, aku bisa melihat langit dengan mudah, pohon yang menjulang tinggi membuat pemandangan seolah seperti lukisan langit yang berhias pepohonan. Bagiku, ini titik yang kenyamanannya hampir setara dengan kamar tidurku. Merasakan angin yang beradu ringan hingga kencang semakin menambah  kenyamanan.

di titik inilah banyak tulisan yang kuhasilkan, meski sekarang tulisan-tulisan itu telah betebaran entah kemana. Tempat ini mengantarkanku pada beragam imajinasi yang masing-masingnya memiliki sayap, mengepakkan warna-warna, dan terbang kesana-kemari. Mereka adalah teman, kecuali saat aku sedang tak berdamai dengan diri sendiri, mereka bisa jadi musuh.

di tempat inilah aku mendengar, tak sengaja mendengar, bahkan curi-curi dengar bisik-bisik dan omongan para mahasiswa. tentunya yang paling sering kudengar adalah kata hatiku sendiri.

tempat seperti ini sangat kurindukan, khususnya saat ini..saat sulit bagiku untuk sekedar duduk tenang, menghirup udara segar dan membiarkan imajinasiku berkeliaraan.

Hampir semua tempat terasa sempit dan menghimpit...entah karena hatiku yang telah berubah atau memang seperti itu adanya...




You May Also Like

0 comments