Dunia dan Kelas Pemikiranmu

by - Januari 05, 2016



“Dunia ini lebih luas dari ruang kelas”. Ini adalah petikan lirik lagu Kunto Aji yang berjudul  Pengingat. Hari ini aku memutarnya entah sudah berapa kali. Bahkan aku menulis liriknya di note book dengan semangat. Rasanya sudah bertahun-tahun aku tidak melakukan aktivitas ini, menulis lirik lagu yang aku suka.

Mungkin dukungan suasana sunyi yang saat ini mengepung, membuat lagu Kunto Aji “hidup” dengan tarian nada dan liriknya. Sungguh suasana sunyi ini adalah anugerah, membuatku tak rela membiarkan gugahan hati ini terendap begitu saja di hati. Aku harus menuliskannya. Meski entah akan kuberi judul apa.

sumber foto : www.youtube.com

Suasana semacam ini mungkin akan selalu kukenang, meski segalanya nampak biasa saja. Pun meski ini adalah detik-detik terakhir tahun 2015 ini. Namun, semuanya jadi berbeda sejak lagu Kunto Aji ini diputar. Di bagian lirik “dunia ini lebih luas dari ruang kelas”, aku terhenti, terserap di satu pojok ruang berpikir.

Nah..ternyata, terasa sudah sekarang bahwa dunia ini memang lebih luas dari hingar bingar yang mengelilingiku. Dunia yang luas sebenarnya sedang terdiam dalam sunyi. Ia tak minta dihormati, bahkan digilai. Ia tetap kokoh menjadi kesatuan segala unsur kehidupan. Mata yang mampu membaca kebaikan akan melihat lebih banyak kebaikan, mata yang pudar oleh pekatnya hitam akan melihat lebih banyak kekelaman.

Bagiku, ini artinya segala yang kuanggap besar dan kemudian menjadi masalah besar, ternyata hanyalah secuil urusan di dunia yang begitu luas. Lebih banyak hal yang lebih penting dari yang penting penting di dunia. Kini tak perlulah bersorak sorai hingga lepas keutuhan jiwa kita sebagai manusia. Tak perlulah sedih hingga menangis seolah air mata adalah hujan di Januari. Tak perlulah kecewa hingga seakan runtuh kepercayaan kita seperti robohnya tembok besar Cina. Tetaplah sadar..dunia ini jauh lebih luas dari ruang kelas...Mimpi kita pun lebih luas
dari segala kumpulan omongan orang.

You May Also Like

0 comments